Sabtu, 30 Agustus 2008

Seruan Rasulullah Ketika Menjelang Ramadhan

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan ALLAH dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi ALLAH. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu ALLAH dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Memohonlah kepada ALLAH Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar ALLAH membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan ALLAH di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.
Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada ALLAH dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika ALLAH Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah! ALLAH ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul-alamin.
Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi ALLAH nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. Sahabat-sahabat Rasulullah bertanya: "Ya Rasulullah Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah meneruskan: Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, ALLAH akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, ALLAH akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, ALLAH akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, ALLAH akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, ALLAH akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa melakukan shalat sunat dibulan ini, ALLAH akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, ALLAH akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Qur'an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin berkata: "Aku berdiri dan berkata: "Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?" Jawab Nabi: Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama dibulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan ALLAH".

Wahai manusia, sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang ALLAH telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu'.

Barangsiapa mendekatkan diri kepada ALLAH dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.

Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan (syahrul muwasah) dan bulan ALLAH memberikan rizqi kepada mukminin di dalamnya.

Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang." Para sahabat berkata, "Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah SAW, "Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.

Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barang siapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya ALLAH mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.

Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain ALLOH dan mohon ampun kepada-Nya. Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.

Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga. (HR. Ibnu Huzaimah).

Sabtu, 16 Agustus 2008

Arip Mustopha Terpilih Sebagai Ketua Umum PB HMI periode 2008 - 2010


Informasi diperoleh duaberita pagi tadi sekitar pukul 8 malam yang dilaporkan oleh kontributor duaberta, saudara Ujo langsung dari tempat arena . Tampak terdengar teriakan panggilan , memanggil nama Arif Mustopa dan sesekali dipanggil adalah Adi Wibowo dan Muslim .

Dari hasil pemilihan putaran pertama tersebut , akhirnya persidangan HMI memilih nama yang akan maju di putaran ke-dua yang mewakili utusan, berbeda dengan putaran I yang mewakili cabang. Setelah menunggu sekitar satu jam maka di dapatkan informasi bahwa sdr. Arip Mustopha terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI / Formateur dengan :

Total Suara : 319

Ariif Mustopha : 178 Suara

Muslim Hafidz : 36 Suara

Adi Wibowo : 100

Dengan demikian forummenyatakan sah bahwa saudara arif menjadi Ketua Umum PB HMI / Formatur dengan mide formatur adalah Ahmad Nasir Siregar dan Farhan .

Sukse selalu HMI , Semoga menjadi organisasi mahasiswa tertua yang punya potensi kebangsaan dan ke-Islaman

Sumber : http://duaberita.com/main2/index.php?option=com_content&task=view&id=755&Itemid=1

Kamis, 14 Agustus 2008

ARIP MUSTOFA KETUA UMUM PB HMI 2008-2010

Kongres HMI ke-26 yang dibuka sejak tanggal 28 Juli 2008 dan berakhir pada tanggal 5 Agustus 2008 akhirnya mengukuhkan Arip Mustofa sebagai Ketua Umum PBHMI 2008-2010

Arip Musthopa, lahir di Bogor 7 Juli 1979. Saat ini masih terdaftar sebagai mahasiswa pasca sarjana ilmu politik Universitas Indonesia. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjananya di Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung dengan judul skripsi Analisis tentang Perdebatan Oposisi Politik di Indonesia.
Sejak Desember 1997, beliau aktif di HMI Cabang Bandar Lampung melalui Komisariat Sospol Universitas Lampung. Keaktifannya ber-HMI menghantarkannya menjadi Ketum HMI Cabang Bandar Lampung periode 2002-2003 dan saat ini menjabat Ketua Bidang Pembinaan Anggota PB HMI periode 2006-2008. Selain aktifis ektra kampus, Arip juga aktif di intra kampus yang menghantarkannya menjadi Sekretaris Redaksi LPM Republica FISIP Unila 1998-99, pendiri dan Koordinator Umum LSSP Cendekia FISIP Unila 1999-2000, dan Presiden DEM FISIP Unila 2000-2001. Selain menjadi aktifis dan menyelesaikan studi pasca sarjananya, sejak tahun 2004, Arip bekerja di DPR RI. Saat ini beliau merupakan salah satu Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI

Arip Mustofa Memenangkan proses kongres HMI setelah putaran pertama didukung oleh 35 cabang dan dikukuhkan dengan 181 suara setelah putaran ke-2.

Hasil Verifkasi Menjelang Kongres HMI di Sumatera Selatan 28 Juli 2008

Kongres Himpunan Mahasiswa Islam tinggal menunggu hari saja, di bulan juli akhir ini rencananya HMI akan menggelar acara kongers guna membahas mengenai LPJ kepengurusan yang lalu dalam kepemimpinan saudara Fajar Zulkarnaen dan Minarni selaku sekjen PB HMI .

Selain itu akan dibahas juga mengenai penkaderan , arah gerakan dan diskusi seputar islam , indonesia dan internasional issue seperti problem krisis pangan , energi, masyarakat dan lainnya . Selain itu acara arena kongres itu sendiri akan melangsungkan agenda sakralnya yakni pemilihan Formateur dan mide formateur PB HMI untuk kepengurusan 2 tahun yang akan datang .

Dalam releasenya yang diterima oleh duaberita.com beberapa waktu lalu terdapat hasil verifikasi calon ketua umum PB HMI yang antara lain berisi informasi kandidat - kandidat PB HMI seperti :

1. Hasbullah = Didukung 6 Cabang dan 3 badko HMI

2. Arip Mustopha = Didukung 6 cabang dan 3 badko

3. Sukmono Kumba = Didukung 7 cabang dan 3 badko

4. M.Arfan = 5 cabang dan 4 badko

5. Nimran Abdurrahman = 7 cabang dan 3 badko

6. Minarni = 5 cabang dan 2 badko

7. Muslim Hafidz = 6 cabang

8. Jaylani = 5 cabang dan 2 badko

9. Farhan = 7 cabang dan 5 badko

10. Amiruzzahri = 5 cabang

11. Adi wibowo = 5 cabang

12. Deding = 6 cabang

13. Pomiga Orba Yusra = 5 cabang

14. Imam Syafei = 6 cabang

15. Ahmad Nasir Siregar = 11 cabang dan 5 badko

Suhu menjelang kongres semakin panas dengan adanya tarik menarik utusan kongres . Adapula kandidat yang menawarkan jasa tiket dan pemberangkatan ke arena kongres. Bayangkan saja apabila utusan atau peserta dari Indonesia timur ini jauh - jauh akan menghabiskan tidak kurang dari 2 juta rupiah untuk transportasi minimal di tengah mahalnya harga BBM . Akmal B.Y , Mantan ketua badko HMI Jabodetabeka banten menuturkan bahwa ditengah mahalnya harga bensin agar efisien, sepertinya akan membuat organ mahasiswa kehilangan independensinya . Bisa saja kemudian menjual diri kepada pihak - pihak tertentu asalkan terpenuhi kegiatan keorganisasiannya dan mungkin bisa saja akan banyak ormas, organisasi kemahasiswaan yang tidak bisa eksis akan hancur dengan sendirinya . " atau pilihannya melebur dengan sendirinya berfusi dan bergerakan bersama atas kesamaan idiologis dan persamaan visi. sebetulnya HMI MPO dan HMI DIPO sudah emiliki persamaan dari dulu. hanya tinggal persoalan teknis - teknis saja " ujar mahasiswa berinisial aby ini .

Sementara kegiatan atau arena kongres ini direncanakan akan dibuka oleh bapak Wakil Presiden R.I , H.M Jusuf kalla yang juga adalah mantan pengurus badko di Makasar . Dikarenakan agenda Presiden SBY dikabarkan tengah menerima kunjungan tamu dari luar negeri .

Indonesia Top Secret : Membongkar Konflik Poso

Poso membara! Rentetan kekerasan bahkan terus bergulir pasca konflik massal 1998-2001. Peledakan bom, perampokan bersenjata, pembunuhan warga masyarakat dan aparat seakan tanpa ujung. Sekian banyak peristiwa kekerasan bernuansa teror terus terjadi tanpa dapat diungkap pelakunya.

Sabtu, 29 Oktober 2005, Poso gempar lagi. Pagi itu ditemukan tiga tubuh siswi berseragam SMU bersimbah darah, tanpa kepala, tergeletak mengenaskan di jalan setapak Bukit Bambu. Tak lama kemudian, tiga kepala siswi tersebut ditemukan di dua tempat berbeda, disertai surat ancaman untuk mencari kepala-kepala lain.

Bagi warga Kabupaten Poso khususnya, dan Propinsi Sulawesi Tengah pada umumnya, insiden itu menimbulkan klimaks ketidakpercayaan terhadap pemerintah, aparat keamanan, maupun penegak hukum. Takut dan putusasa menghinggapi mereka.

Di kancah nasional, peristiwa mutilasi 3 siswi itu merebak menjadi isu panas di media massa, DPR, Pemerintah Pusat, Komnas HAM, bahkan di kalangan masyarakat internasional. Melalui Pansus Poso DPR RI meminta Menkopolhukam dan sejumlah menteri terkait, termasuk Kapolri dan Panglima TNI, untuk menjelaskan situasi Poso.

***

Saya merasa bangga dan menaruh penghargaan kepada penulis, yang di sela-sela kesibukannya melaksanakan tugas masih sempat berbagi pengalaman dinasnya selama melaksanakan Operasi Investigasi di Poso.
-- Jenderal Polisi Drs. SUTANTO, Kapolri

Ketika saya sedang di Poso pun terjadi kasus penembakan yang tidak jauh dari lokasi tempat saya dan tim menginap. Ini menunjukkan bahwa jaringan pelaku benar-benar berani dan menjadi ancaman yang amat serius bagi masyarakat. Syukur, Satgas ini berhasil melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.
-- Komjen Polisi Drs. R. MAKBUL PADMANAGARA
Wakapolri

Selamatkan Indonesia

Mantan Ketua MPR, Prof Dr HM Amien Rais meluncurkan buku terbaru karyanya yang bertajuk "Selamatkan Indonesia", di Jakarta, Selasa.

Peluncuran buku dihadiri mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim, Wakil Ketua MPR Mooryati Soedibyo, Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, serta ratusan undangan dan hadirin lainnya.

Dalam buku itu, Amien memotret berbagai permasalahan besar bangsa Indonesia, seperti utang yang mencapai 148 miliar dollar AS, penduduk miskin yang menurut Biro Pusat Statistik mencapai 39,05 juta atau 109 juta orang versi Bank Dunia, 12 juta orang pengangguran, 4,1 juta anak bergizi buruk.

Amien juga memotret kerusakan parah infrastruktur jalan dan 72 persen hutan Indonesia, penanaman modal yang pro asing dan penjualan berbagai BUMN.

"Agenda mendesak bangsa adalah selamatkan Indonesia," kata Amien yang kini kembali mengajar di almamaternya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Sutiyoso dalam sambutannya meyakini Amien sebagai sosok intelektual yang cerdas dan berani.

"Banyak orang yang cerdas, tetapi tidak berani dan yang tidak cerdas, tapi berani," kata Sutiyoso.

Buku Amien tersebut, katanya, amat lengkap dalam memotret permasalahan bangsa ini secara gamblang serta mengoreksi berbagai kebijakan masa lalu dan masa kini yang merugikan bangsa.

"Indonesia menjadi salah satu negara yang paling bermasalah di dunia," katanya.

Berkaitan dengan peringatan 10 Tahun Reformasi dan Seabad Kebangkitan Nasional, menurut dia, buku Amien itu menjadi sangat penting untuk disimak apalagi bagi calon presiden mendatang.

"Pemimpin harus tahu benar permasalahan bangsa untuk diatasi. Kalau saya dipercaya untuk memimpin bangsa ini, saya pasti merespon isi buku ini. Jangan tanya lagi. Jangan tanya Sutiyoso berani atau tidak, itu sudah lewat," katanya.

Sutiyoso mengatakan figur Amein Rais dibutuhkan bangsa ini.

"Kritiknya amat kita perlukan. Pak Amien Rais tidak boleh pensiun untuk mengurus negara ini. Selamatkan Indonesia," katanya.

Pada acara itu cendekiawan Prof Dr Sri Edi Swasono dan Dr Djalaluddin Rakhmat serta purnawirawan TNI Mayjen (Purn) Saurip Kadi membedah buku itu dengan moderator Dr Effendi Gazali dari Universitas Indonesia.

Buku "Selamatkan Indonesia" diterbitkan oleh PPSK Press dan dicetak oleh PT Mizan Publika terdiri atas 298 halaman. (*)

Eropa Telah Menyatakan Perang terhadap Islam dan Al Qur’an

Menyusul keputusan Dewan Eropa baru-baru ini tentang larangan pengajaran fakta Penciptaan di sekolah-sekolah, pokok persoalan kedua yang bergulir dalam rencana adalah putusan Pengadilan Eropa untuk Hak Asasi Manusia (ECHR) pada tanggal 9 Oktober bahwa pelajaran agama di sekolah-sekolah Turki adalah pelanggaran terhadap hak pendidikan. Dengan putusan ini, beragam pengubahan perlu dilakukan terhadap cara pengajaran agama di sekolah-sekolah Turki dan, menurut ECHR, bahkan pelajaran agama dengan cara bagaimanapun perlu dicegah.

Pada kenyataannya, pengubahan yang dimaksudkan di sini tidak memiliki tujuan selain menghapuskan sama sekali pendidikan agama, untuk memalingkan generasi muda dari keimanan kepada Allah (Tuhan) dan menanamkan pola pikir materialis dalam diri mereka. Keputusan melarang pengajaran Paham Penciptaan di sekolah-sekolah berdasarkan keputusan Dewan Eropa yang diambil di awal Oktober memiliki tujuan yang sama. Kenyataan bahwa laporan yang dimaksud tersebut menetapkan bahwa hanya teori evolusi yang seharusnya diizinkan di kurikulum dengan jelas menyingkap kekhawatiran bahwa para siswa yang belajar tentang fakta Penciptaan tidak akan tumbuh menjadi materialis. Inilah mengapa Paham Penciptaan telah digambarkan sebagai ancaman bagi Eropa dan keputusan di atas telah diambil. Keadaan yang sama berlaku pada pelajaran agama yang saat ini diberikan di Turki. Khawatir terhadap para siswa yang belajar tentang Islam dan meninggalkan pemikiran materialisme, Eropa saat ini telah menganjurkan dihentikannya pelajaran agama di sekolah-sekolah dengan beragam alasan. Upaya Eropa adalah jelas: menyatakan perang terhadap iman kepada Allah dan Islam.

Tidak ada keraguan bahwa alasan bagi semua ini adalah pembongkaran rahasia ke seluruh dunia bahwa Darwinisme, dan materialisme pendukungnya, keduanya adalah penipuan. Kalangan Darwinis dan materialis telah dilanda ketakutan di hadapan karya Harun Yahya Atlas Penciptaan, yang menunjukkan bahwa makhluk-makhluk hidup masa kini sama persis dengan nenek moyang mereka yang hidup di masa lalu. Mereka sadar bahwa mereka takkan mampu lagi menyebarluaskan penipuan itu sebagaimana telah mereka lakukan selama 150 tahun terakhir. Dunia kini telah menyaksikan bahwa teori evolusi Darwin adalah kebohongan yang sangat buruk. Filsafat materialis, yang mendorong ketiadaan agama, kini sedang berada keadaan sekarat dan di abad ke-21 umat manusia akan terbebaskan dari penipuan semacam itu, insya Allah, dan kembali pada tujuan hakiki penciptaannya. Takut dan terkejut oleh kenyataan ini, kalangan Darwinis-materialis kini tengah berupaya mengambil tindak pencegahan melawan perkembangan luar biasa ini. Tapi apa yang tamat, adalah tamat dan seluruh dunia kini tahu tentang penipuan Darwinis. Siswa sekolah kini sedang melancarkan serangan mereka sendiri melawan Darwinisme dan menolak mempelajari penipuan ini.

Apa yang diinginkan kalangan Darwinis-materialis adalah membangun masyarakat tanpa agama, tanpa sedikit pun keimanan kepada Allah. Namun kenyataannya, masyarakat tanpa agama akan semakin mendorong kemerosotan akhlak, meningkatkan peperangan, pembantaian dan pemberontakan yang mengiringi ketiadaan agama, dan menimpakan bencana bagi seluruh umat manusia. Apa yang perlu dilakukan adalah mendorong orang, khususnya kaum muda, untuk mengikuti nilai-nilai ajaran agama daripada memalingkan mereka dari agama dan menganjurkan filsafat materialis.

Alasan ketakutan yang dialami kalangan Darwinis Eropa sangatlah jelas: Mereka telah menyadari bahwa Penciptaan adalah kenyataan satu-satunya, yang kini telah diketahui seluruh dunia. Mereka membayangkan bahwa mereka mampu menghentikan perkembangan ini dengan melarang pelajaran agama dan menghilangkan Paham Penciptaan dari kurikulum. Mereka yakin mereka akan menang dalam peperangan yang mereka lancarkan melawan iman kepada Allah. (Sudah pasti Allah tak terkalahkan.) Mereka ingin yakin bahwa Darwinisme akan dianut dan diterima, meskipun mereka sangat tahu bahwa ini tidak akan pernah terjadi. Agama keliru atau kebohongan yang dibuat melawan iman kepada Allah tidak memiliki jalan bertahan hidup. Allah Yang Mahakuasa mengungkapkan hal senada dalam ayat-ayat-Nya:

Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya). (QS. Al Anbiyaa’, 21:18)

Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengembang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. (QS. Ar Ra’d, 13:17)

Dengan keruntuhan pasti Darwinisme, pengaruh Darwinis banyak melemah dibandingkan sebelumnya. Berkembangnya nilai-nilai ajaran Islam adalah janji Allah dan akan, dengan izin-Nya, menjadi kenyataan. Isyarat-isyarat ini dapat disaksikan di seluruh dunia. Agama hak-Nya, dengan kehendak-Nya, telah menang. Kaum Darwinis tidak lagi mampu menyesatkan manusia. Permusuhan Eropa terhadap Islam tidak akan mengubah apa pun. Dengan izin Allah, sebagaimana halnya dengan setiap pemikiran menyimpang yang pernah melawan nilai-nilai ajaran Islam, serangan balik yang terkini ini, juga, hanya akan semakin menguatkan agama Islam.

LOMBA KARYA TULIS TENTANG TRANSFORMASI ASEAN INTER-PARLIAMENTARY (AIPO)

LOMBA KARYA TULIS TENTANG TRANSFORMASI ASEAN INTER-PARLIAMENTARY (AIPO)

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-30 Asean Inter-Parliamentary Organization (AIPO), DPR-RI menyelenggarakan Lomba Karya Tulis.
Tema: “Transformasi ASEAN Inter-Parliamentary Organization (AIPO) menjadi ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA)”.
Topik:
- “AIPA Menyongsong ASEAN Community by 2020”
- “AIPA Menuju Terciptanya Parlemen ASEAN”
- “AIPA Dalam Hubungannya dengan ASEAN”
- “AIPA Menyongsong Terciptanya Inisiatif Legislasi Bersama (Common Legislative Initiative)”
- “Peranan Sekretarus General AIPA dalam memajukan AIPA”
Ketentuan:
Lomba Karya Tulis ini berlaku untuk umum.
Mengisi dan mengirim formulir pendaftaran yang dapat diakses di website resmi DPR-RI dengan alamat http://www.dpr. go.id/dpr/ bksap/pers_ release.php
Penulis menyertakan fotocopy kartu identitas yang masih berlaku
Panjang karya tulis maksimal 5 halaman A-4, diketik 1,5 spasi dengan format Times New Roman font 12, dalam bahasa Indonesia.
Karya tulis belum pernah atau tidak sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis.
Karya tulis yang sudah masuk ke Panitia tidak dapat dikembalikan dan menjadi milik Panitia.
Karya tulis diterima selambat-lambatnya pada Sabtu, 30 Juni 2007 (cap pos) dan dapat dikirim melalui email ke biro_ksap@dpr. go.id atau melalui pos ditujukan ke Panitia Lomba:
Sekretariat Organisasi Parlemen Regional
Biro Kerjasama Antar Parlemen
Sekretaris Jenderal DPR-RI
Gedung Nusantara III Lt. VI Ruang 625
Jl. Gatot Subroto – Jakarta Pusat 10270
Telp. (021) 5715 842, 5715 210, 5715 294
Fax. (021) 5715 295
Pengumuman Pemenang akan dilakukan pada pertengahan Juli 2007 dan hasilnya dapat dilihat melalui website: http://www.dpr. go.id/dpr/ bksap/pers_ release.php. Pemenang juga akan dihubungi oleh Panitia melalui telepon.
Keputusan Dewan Juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Penilaian Dewan Juri akan didasarkan pada originalitas ide, relevansi argumentasi, visi dan bahasa tulisan. Panitia Lomba akan memilih 3 (tiga) tulisan terbaik dengan hadiah sbb:
Juara I : Rp. 10.000.000
Juara II : Rp. 5.000.000
Juara III: Rp. 3.000.000
Pemenang lomba akan diundang untuk hadir pada perayaan hari jadi ke-30 AIPO yang akan diselenggarakan Juli 2007 di Gedung DPR-RI. Bagi pemenang dari luar Jadebotabek akan disediakan penggantian biaya transportasi domestik.
Informasi tentang ASEAN Inter-Parliamentary Organization (AIPO)/ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) dapat diakses melalui website http://www.dpr. go.id/dpr/ bksap/pers_ release.php.
Sumber : KOMPAS, Senin 4 Juni 2007

Mari Uji Kemampuan Kita Dalam Menulis

Lomba Penulisan Puisi, Cerpen, Essay Bertema "Perempuan, Pluralisme dan Perdamaian"

Pusat Partisipasi Perempuan Indonesia (P3i )mengadakan lomba penulisan puisi, cerpen, essay Bertema "Perempuan, Pluralisme dan Perdamaian".
Masing-masing penulisan mendapatkan hadiah. Juara I uang tunai total (ketiga kategori) sebesar Rp.1.500.000,- untuk Juara II uang tunai total sebesar Rp.750.000,- dan Juara III mendapat hadiah menarik lainnya.
KRITERIA PESERTA
1. Peserta Warga Negara Indonesia (P/L)
2. Usia 15-35 tahun (cerpen dan puisi), Usia 17-45 tahun (essay)
3. Orisinal, merupakan gagasan baru/pemikiran kritis atau berdasarkan pengalaman penulis
4. Belum pernah dipublikasikan
5. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
6. Naskah tulisan yang sudah dikirim menjadi hak panitia penyelenggara.
7. Naskah menggambarkan perjuangan kaum perempuan Indonesia mengupayakan perdamaian dalam masyarakat pluralis.
8. Peserta hanya mengirimkan 1 naskah untuk 1 kategori
SYARAT PENULISAN
ESSAY
* 8 – 20 halaman
* Spasi 1 ½
* Times New Roman 12
CERITA PENDEK
* 5 - 12 halaman,
* Spasi 1 ½
* Times New Roman 12
PUISI
· 1 – 3 halaman
· Spasi 1 ½
· Times New Roman 12
Batas akhir pengiriman (cap pos)
15 Juli 2007
Naskah dapat dikirimkan melalui :
Email : p3i_2004@yahoo.com
Pos ( print + disket)
Yayasan P3i , Jln Tegalan Klinik I – No. 64 RT 005/04, Palmeriam – Matraman, Jakarta Timur
Untuk keterangan lebih lanjut hubungi P3i :
kontak person Yani, Septa dan Elly telpon/faks. 021 85905645 atau 0811 840 788, email p3i_2004@yahoo.co.id
Panitia Penyelenggara
Yayasan Pusat Partisipasi Perempuan Indonesia(*Jh

JUST 4 U HMI AND ALL OF U INSIDE

hati ini tidak sabar menanti generasi-generasi penerus yang selalu akan membawa dirimu menjadi yang terdepan dan terbaik..

berjuanglah dan jangan pernah berhenti

Masih malas menulis?

Memang agaknya sulit untuk menulis, mengapa? karena kita inginnya perfect padahal kita sendiri belum atau bahkan kurang melakukannya. Jadi cobalah menulis, jangan takut tidak ada yang baca, jangan takut tidak dipublikasikan, jangan takut merasa kurang ilmiah. Yang penting kita menulis dulu, karena dari menulis jelek itulah kita akan terus melangkah untuk menulis lebih baik. Mau langsung nulis dan langsung dipublikasikan, pasti bisa karena di komisariat pasti mau menampung dan memajang tulisan anda. Mau langsung menulis dan langsung dipublikasikan di Media, pasti juga bisa, syaratnya gampang nulis aja dulu buat Komisariat,,, karena kalau sudah banyak nulis buat komisariat suatu saat pasti akan nulis buat media.

Begini saja dech, kalau masih males nulis juga. Tulis aja di buku diary kamu sebagai pemikiran asli kamu, yang pernah kamu tulis.

Tulis, tulis, tulis.... suatu saat pasti tulisanmu akan berguna dan dimuat di media.

Dari Pemerhati Komisariat (Re)

Buat Pengurus Komisariat Baru

Selamat saudara-saudaraku yang aku banggakan.

Seimbangkan kepentingan pribadi anda dengan kepentingan Komisariat, supaya suatu saat ada masalah saudara tidak terlalu cepat menyalahkan Komisariat. Tetapi lebih melihat pribadi kita, yang mungkin masih kurang mampu menyeimbangkan sesuatu.

Pernah baca buku berjudul "Sayangi diri sendiri" buku itupun mengajarkan keseimbangan, agar kalau ada kekurangan yang menimpa kita, kita tidak keburu menyalahkan orang lain.

semoga kepengurusan kedepan lebih baik. amin

Salam

Kunci sukses

Lakukan kewajiban anda baru kemudian membantu pekerjaan orang lain.

Kalau anda adalah mahasiswa, pengurus organisasi, atau punya kerjaan sampingan. Maka anda harus berfikir sederhana dulu, yaitu anda punya tiga kewajiban: membaca, mengerjakan tugas bidang anda di organisasi, dan mengerjakan tugas bidang anda di perkerjaan. Kemudian anda harus sederhanakan lagi: membaca maka bacalah buku-buku mata kuliah ini harus didahulukan, tugas di organisasi maka kerjakan bagian anda, kalau gak begitu apa fungsinya job description, tugas kerjaan sampingan maka lakukan tugas-tugas utama anda dulu. Nah.... baru kalau semua tuh dah dijalanin baru kita baca buku di luar mata kuliah, baru kita bantu-bantuin tugas bidang lain, baru kita nambah pekerjaan.

Cobalah untuk melakukan langkah ini dahulu, dengan demikian anda tidak akan kecewa atau bahkan dicemooh karena meninggalkan tanggung jawab utama anda, sedih bukan kalau yang utama saja belum anda kerjakan. (Re)

Mengenal Allah Lewat Zikir dan Pikir

Kalau kita ingin mengenal kehebatan seorang arsitek, cara terbaik adalah dengan melihat bangunan yang dirancangnya. Kalau kita ingin mengenal kehebatan seorang pelukis, maka kita bisa melihat seberapa bagus kualitas lukisannya.

Begitu pula bila ingin mengenal kebesaran Allah, maka kita bisa melihat kualitas ciptaannya. Apa ciptaan Allah tersebut? Itulah alam semesta yang tercipta dan Alquran yang tertulis. Ada dua cara untuk mengenal kebesaran Allah, yaitu melalui pikir dan zikir. Pikir lebih berkaitan dengan aspek nalar. Semakin seseorang memahami ciptaan Allah, maka akan semakin sadar pula akan kebesaran Allah.

Karenanya, Alquran berulangkali merangsang manusia untuk terus memikirkan semua itu. Beberapa ungkapan Alquran yang menujukkan hal tersebut, laa allakum tattaqun, la allakum tadzkurun. Maksudnya Allah menyuruh manusia untuk melihat, merenungkan, dan mengkaji semua ciptaan-Nya. Bahkan Prof Ahmad Salaby menyebutkan bahwa seperlima kandungan Alquran berisi petunjuk agar manusia bisa mengkaji alam ini.

Kedua, manusia tidak cukup hanya mengembangkan pikir. Manusia pun perlu zikir. Tanpa zikir manusia bisa memiliki, tapi ia tidak akan menikmati. Manusia bisa sukses, tapi ia tak akan bahagia. Maka, Alquran pun mendorong kita untuk mengembangkan kemampun zikir. Zikir bisa dilakukan dengan jalan merenungkan dan menyebut kebesaran Allah.

Bila kita mampu mengembangkan dan menyeimbangkan dua hal ini dengan baik, maka kita layak disebut ulil albab. Dalam QS. Ali Imran: 190-191 disebutkan karakteristik dari ulil albab.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi ulil albab, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka periharalah kami dari siksa neraka". (Ems) ( )

sumber: http://www.eramuslim.net/?buka=show&id=82

presented by: Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi

Bidadari Syurga, Ainul Mardiyah

Bidadari Syurga, Ainul Mardiyah
Oleh: http://islam.blogsome.com/

Dalam suatu kisah yang dipaparkan Al Yafi’i dari Syeikh Abdul Wahid bin Zahid, dikatakan: Suatu hari ketika kami sedang bersiap-siap hendak berangkat perang, aku meminta beberapa teman untuk membaca sebuah ayat. Salah seorang lelaki tampil sambil membaca ayat Surah At Taubah ayat 111, yang artinya sebagai berikut :

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan sorga untuk mereka"

Selesai ayat itu dibaca, seorang anak muda yang berusia 15 tahun atau lebih bangkit dari tempat duduknya. Ia mendapat harta warisan cukup besar dari ayahnya yang telah meninggal. Ia berkata:"Wahai Abdul Wahid, benarkah Allah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan sorga untuk mereka?" "Ya, benar, anak muda" kata Abdul Wahid. Anak muda itu melanjutkan:"Kalau begitu saksikanlah, bahwa diriku dan hartaku mulai sekarang aku jual dengan sorga."

Anak muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hanya kuda dan pedangnya saja yang tidak. Sampai tiba waktu pemberangkatan pasukan, ternyata pemuda itu datang lebih awal. Dialah orang yang pertama kali kulihat. Dalam perjalanan ke medan perang pemuda itu kuperhatikan siang berpuasa dan malamnya dia bangun untuk beribadah. Dia rajin mengurus unta-unta dan kuda tunggangan pasukan serta sering menjaga kami bila sedang tidur.

Sewaktu sampai di daerah Romawi dan kami sedang mengatur siasat pertempuran, tiba-tiba dia maju ke depan medan dan berteriak:"Hai, aku ingin segera bertemu dengan Ainul Mardhiyah . ." Kami menduga dia mulai ragu dan pikirannya kacau, kudekati dan kutanyakan siapakah Ainul Mardiyah itu. Ia menjawab: "Tadi sewaktu aku sedang kantuk, selintas aku bermimpi. Seseorang datang kepadaku seraya berkata: "Pergilah kepada Ainul Mardiyah." Ia juga mengajakku memasuki taman yang di bawahnya terdapat sungai dengan air yang jernih dan dipinggirnya nampak para bidadari duduk berhias dengan mengenakan perhiasan-perhiasan yang indah. Manakala melihat kedatanganku , mereka bergembira seraya berkata: "Inilah suami Ainul Mardhiyah . . . . ."

"Assalamu’alaikum" kataku bersalam kepada mereka. "Adakah di antara kalian yang bernama Ainul Mardhiyah?" Mereka menjawab salamku dan berkata: "Tidak, kami ini adalah pembantunya. Teruskanlah langkahmu" Beberapa kali aku sampai pada taman-taman yang lebih indah dengan bidadari yang lebih cantik, tapi jawaban mereka sama, mereka adalah pembantunya dan menyuruh aku meneruskan langkah.

Akhirnya aku sampai pada kemah yang terbuat dari mutiara berwarna putih. Di pintu kemah terdapat seorang bidadari yang sewaktu melihat kehadiranku dia nampak sangat gembira dan memanggil-manggil yang ada di dalam: "Hai Ainul Mardhiyah, ini suamimu datang . ..."

Ketika aku dipersilahkan masuk kulihat bidadari yang sangat cantik duduk di atas sofa emas yang ditaburi permata dan yaqut. Waktu aku mendekat dia berkata: "Bersabarlah, kamu belum diijinkan lebih dekat kepadaku, karena ruh kehidupan dunia masih ada dalam dirimu." Anak muda melanjutkan kisah mimpinya: "Lalu aku terbangun, wahai Abdul Hamid. Aku tidak sabar lagi menanti terlalu lama".

Belum lagi percakapan kami selesai, tiba-tiba sekelompok pasukan musuh terdiri sembilan orang menyerbu kami. Pemuda itu segera bangkit dan melabrak mereka. Selesai pertempuran aku mencoba meneliti, kulihat anak muda itu penuh luka ditubuhnya dan berlumuran darah. Ia nampak tersenyum gembira, senyum penuh kebahagiaan, hingga ruhnya berpisah dari badannya untuk meninggalkan dunia. ( Irsyadul Ibad )

sumber: http://www.eramuslim.net/?buka=show&id=40

Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi

LEBAH MADU

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl, 16:68-69)

Hampir semua orang tahu bahwa madu adalah sumber makanan penting bagi tubuh manusia, tetapi sedikit sekali manusia yang menyadari sifat-sifat luar biasa dari sang penghasilnya, yaitu lebah madu.

Sebagaimana kita ketahui, sumber makanan lebah adalah sari madu bunga (nektar), yang tidak dijumpai pada musim dingin. Oleh karena itulah, lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat bergizi yang baru -yaitu madu- dan menyimpannya untuk musim dingin mendatang.

Sungguh menarik untuk dicermati bahwa lebah menyimpan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya mereka butuhkan. Pertanyaan pertama yang muncul pada benak kita adalah: mengapa lebah tidak menghentikan pembuatan dalam jumlah berlebih ini, yang tampaknya hanya membuang-buang waktu dan tenaga? Jawaban untuk pertanyaan ini tersembunyi dalam kata "wahyu [ilham]" yang telah diberikan kepada lebah, seperti disebutkan dalam ayat tadi.

Lebah menghasilkan madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia; sama seperti ayam yang bertelur setidaknya sebutir setiap hari kendatipun tidak membutuhkannya dan sapi yang menghasilkan susu jauh melebihi kebutuhan anak-anaknya.

Pengaturan Yang Luar Biasa Dalam Sarang Lebah

Kehidupan lebah di sarang dan pembuatan madunya sangatlah menakjubkan. Tanpa membahas terlalu terperinci, marilah kita amati ciri-ciri utama "kehidupan masyarakat" lebah. Lebah harus melaksanakan banyak "tugas" dan mereka mengatur semua ini dengan pengaturan yang luar biasa.

Pengaturan kelembapan dan pertukaran udara: Kelembapan sarang, yang membuat madu memiliki tingkat keawetan yang tinggi, harus dijaga pada batas-batas tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah batas ini, madu akan rusak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Begitu juga, suhu sarang haruslah 35 derajat celcius selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembapan sarang ini pada batas tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga pertukaran udara.

Jika hari panas, terlihat lebah sedang mengatur pertukaran udara di dalam sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengatur pertukaran udara yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang.

Perangkat pertukaran udara ini juga bermanfaat melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.

Penataan kesehatan: Upaya lebah untuk menjaga mutu madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas. Di dalam sarang terdapat jaringan pemeliharaan kesehatan yang sempurna untuk mengendalikan segala peristiwa yang mungkin menimbulkan berkembangnya bakteri. Tujuan utama penataan ini adalah menghilangkan zat-zat yang mungkin menimbulkan bakteri. Prinsipnya adalah mencegah zat-zat asing memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu zat asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah bertindak untuk mengusirnya dari sarang.

Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, digunakan cara pertahanan lain. Lebah membalsam benda asing tersebut. Mereka menghasilkan suatu zat yang disebut "propolis" (yakni, getah lebah) untuk pembalsaman. Getah lebah ini dihasilkan dengan cara menambahkan cairan khusus yang mereka keluarkan dari tubuh kepada getah yang dikumpulkan dari pohon-pohon seperti pinus, hawwar, dan akasia. Getah lebah juga digunakan untuk menambal keretakan pada sarang. Setelah ditambalkan pada retakan, getah tersebut mengering ketika bereaksi dengan udara dan membentuk permukaan yang keras. Dengan demikian, sarang dapat bertahan dari ancaman luar. Lebah menggunakan zat ini hampir dalam semua pekerjaan mereka.

Sampai di sini, berbagai pertanyaan muncul dalam pikiran. Propolis mencegah bakteri apa pun hidup di dalamnya. Ini menjadikan propolis sebagai zat terbaik untuk pembalsaman. Bagaimana lebah mengetahui bahwa zat tersebutlah yang terbaik? Bagaimana lebah menghasilkan suatu zat, yang hanya bisa dibuat manusia dalam laboratorium dan menggunakan teknologi, serta dengan pemahaman ilmu kimia? Bagaimana mereka mengetahui bahwa serangga yang mati dapat menimbulkan tumbuhnya bakteri dan bahwa pembalsaman akan mencegah hal ini?

Sudah jelas lebah tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang ini, apalagi laboratorium. Lebah hanyalah seekor serangga yang panjangnya 1-2 cm dan ia melakukan ini semua dengan apa yang telah diilhamkan Tuhannya.

sumber: http://www.harunyahya.com/indo/artikel/058.htm

presented by: Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi

OPINI

Sisi Lain Maulid Nabi; Sebuah Rekonstruksi Makna1

Oleh: Lilik Ishaq2



"Minggu pagi ini kami menjalankan ritual yang dikenal dengan nama Nyiram Gong Sekati. Dalam ritual ini, gamelan pusaka Keraton Kanoman dibersihkan dengan air yang diambil dari sumur Masjid Agung Keraton Kanoman, dan diurapi dengan bunga tujuh warna, digosok pula dengan serabut kelapa yang dilumuri tanah," kata Sekretaris II Yayasan Famili Kesultanan Kanoman Cirebon RM Arief Rahman, Minggu kemarin di Keraton Kanoman Cirebon.

Hiruk-pikuk manusia pun mengiringi upacara Nyiram Gong Sekati yang dimulai Minggu pukul 09.00, dan diawasi para abdi dalem serta putra dari Sultan Kanoman XII Sultan Raja Muhammad Emirudin (putra mahkota Sultan Kanoman XI) (Peringatan Maulid Nabi saw. Di Cirebon, Kompas, Senin, 18 April 2005)

Masyarakat telah memenuhi halaman Masjid Agung Surakarta sejak pukul 08.30. Upacara diawali dengan dikeluarkan dua pasang gamelan Kiai Guntur Madu dan Guntur Sari dari Masjid Agung yang diarak menuju ke Keraton Surakarta. Selama sepekan, kedua perangkat gamelan pusaka itu ditabuh sebagai bagian dari ritual Sekaten di dua bangsal masjid.

Pukul 10.30, iring-iringan enam gunungan dan abdi dalem sampai di halaman masjid. Arak-arakan tersebut didahului dengan barisan, antara lain rombongan musik, prajurit Tamtama, Sarageni, Prawiro Anom, Jayeng Astro, Darapati, Joyo Suro, Baki, dan Panyutro.

Barisan terakhir terdiri dari pengageng dan abdi dalem keraton, termasuk di dalamnya Pengageng Parentah Keraton Surakarta GPH Dipokusumo.

Di bagian belakang, sejumlah prajurit beramai-ramai mengusung gunungan jaler dan estri.

Gunungan jaler berisi hasil bumi berupa sayur-sayuran seperti kacang panjang dan terung. Sementara gunungan estri berisi makanan matang seperti rengginang

Keenam gunungan itu dibagi dalam dua bagian. Satu pasang diperebutkan masyarakat di Kamandungan Keraton, sedangkan dua pasang diarak ke Masjid Agung.

Dua pasang gunungan diusung melewati Bangsal Sitihinggil, yang biasa dipakai sebagai tempat penobatan raja, dan Alun-alun Utara menuju Masjid Agung Surakarta. Di tempat itulah dua pasang gunungan didoakan bersama.

Dalam doa bersama itu, KRT Pudjodipuro memanjatkan permohonan bagi keselamatan negara Indonesia, khususnya rakyat Kota Solo dalam menempuh masa depan.

Namun, sesaat sebelum doa selesai dipanjatkan, dua pasang gunungan tadi langsung diperebutkan oleh masyarakat. Begitu pula yang terjadi di Kamandungan. Makanan yang diperebutkan itu dipercaya dapat membawa berkah bagi yang mendapatkannya (Peringatan Maulid Nabi saw. Di Solo, Kompas, Sabtu, 17 Mei 2003).

Itu adalah salah satu gambaran bagaiamana maulid nabi dirayakan. Begitu unik, beragam, estetis, berbau borjuis, dan tentu saja kulturalistik. Mungkin di rumah Anda memiliki cara lain dalam merayakan maulid nabi ini—tentunya bergantung pada budaya setempat.

Kalau kita telaah lebih dalam, kita telah, entah disadari atau tidak, lebih disuguhi sebuah hidangan kultural dari pada ritual agama. Dengan menyiram Gong Sekati orang kemudian terbius di dalamnya, menghayalkan keajaiban turun dari langit, kedamaian, masa depan yang cerah dan sebagainya. Kita tidak sadar telah dibawa ke ruang hampa dimana nilai kultural diformulasikan sedemikian rupa kemudian menjelma merepresentasikan nilai-nilai kultural. Makna dibalik prosesi itu kemudian ditafsirkan sedemikian rupa mengikuti alur sebuah prosesi. Layaknya prosesi akad nikah, tatkala mempelai laki-laki mencium kening mempelai perempuan dibayangkan sebagai ”selimut asmara” telah mengalir dari kedunya yang akan memberikan kebahagiaan hidup bagi mereka. Menampilkan yang simbolistik untuk menarik sebuah realitas.

Iring-iringan tumpukan makanan yang berbentuk gunung dan abdi dalem, yang sebelumnya didahului rombongan musik, prajurit Tamtama, Sarageni, Prawiro Anom, Jayeng Astro, Darapati, Joyo Suro, Baki, dan Panyutro, gamelan pusaka Keraton Kanoman yang dibersihkan dengan air yang diambil dari sumur Masjid Agung Keraton Kanoman, dan diurapi dengan bunga tujuh warna, digosok pula dengan serabut kelapa yang dilumuri tanah tak lain adalah realitas kultural dari pada agama (dengan sisi mistisnya). Inilah realitas semu yang oleh Baudrillard dikatakan sebagai simulasi—sebuah realitas abstrak yang terformulasikan dalam ritus, seakan nyata, namun semu; sebuah keselamatan, masa depan yang cerah, keamanan, ketentraman dan sebagainya bersembunyai dibalik semua itu dan diyakini akan hadir seiring berakhirnya ritual tersebut. Masyarakat kita tak lagi digelisahkan seandainya kesadaran beragama tidak tertanam dalam diri mereka. Masyarakat kita lebih hawatir kalau harus melewati moment maulid nabi (ritual Rebo Bontong di Lombok merupakan gambaran konkrit bagaimana anak-anak, remaja, dewasa, orang tua laki-laki-perempuan berduyun-duyun mengunjungi mata air, sungai, atau pantai untuk mandi, bahkan tak jarang terjadi perkelahian dalam prosesi ini, cemburu karena pacarnya diusilin cowok lain, hingga cuma karena persoalan kesenggol).

Alih-alih kemudian ritual maulid (dianggap) menjadi simbol umat Islam. Dari sinilah kita perlu curiga. Simbol menunjuk pada tanda. Sedang tanda difomulasikan sebagai mitos. Seringkali kita mengklaim bahwa ”sesuatu yang indah”, kedamaian, masa depan yang cerah, keamanan, ketentraman, kemakmuran, adalah berkorelasi dengan apa yang kita lakukan, akhirnya ritual kemudian dipahami sebagai pengikat, atau setidaknya, mampu mendatangkan semua itu.

Begitu absurd. Moralitas dan Gong Sekati, Gunungan Jaler dan Estri dan keselamatan, gamelan Kiai Guntur Madu dan Guntur Sari, dan seterusnya; apa bedanya dengan menyembah berhala kemudian berharap berhala itu memberikan rezeki, keselamatan dan sebagainya? Tentu saja yang ada hanyalah catatan kultural dari pada kitab suci sebagai wahyu. Pada akhirnya, ritual tersebut menjadi sebuah mitos. Bergerak dari ritus agama menuju ritus kultural sekuler (duniawiah). Inilah titik lahirnya yang profan dan matinya yang sakral.


1 Tulisan ini merupakan sebuah Pengantar pada Diskusi yang diselenggarakan oleh HMI Cabang Jember Komisariat Fisipol pada tanggal 29 Maret 2007 dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

2 Penulis adalah Penikmat Kajian Posmodernisme. Sampai saat ini masih tercatat sebagai Pengurus Demisioner Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember Komisariat FISIPOL UNEJ; selain itu penulis juga merupakan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) Universitas Jember

Panduan Praktis Gaya Hidup Sehat Bagi Aktifis

Hudzaifah.org- Menjadi muslim yang kuat, tidak hanya identik dengan badan berotot layaknya Ade Rai. Sebagaimana kita semua ketahui, Rasulullah SAW mengemukakan agar umat muslim menguasai ilmu berkuda, berenang, dan memanah. Hemat kata, ketiga hal tersebut mengacu pada aktifitas jasmani atau jasadiyah.

Menjadi seorang aktifis, menuntut tidak hanya beban dan tanggungjawab dakwah dan sosial yang besar. Satu tanggungjawab yang kerap terlupakan adalah hak tubuh kita sendiri untuk menjadi sehat dan kuat. Sehat dan kuat dalam artian sanggup untuk menunjang aktifitas dakwah, sosial, kerja, dan sebagainya. Tubuh kita pun memiliki hak untuk mendapat perhatian kita.

Stamina dan berat badan cenderung menjadi satu beban tersendiri bagi para aktifis pada umumnya. Stamina yang loyo dan hanya mampu bertahan dalam waktu singkat, kerap menjadi kendala dalam keseharian aktifis. Segudang aktifitas, mulai dari bangun malam untuk qiyamulail, sholat subuh, berangkat sekolah/kuliah/kerja/usaha, menghadiri syuro, rapat kepanitiaan, liqo, ke sana dan ke sini, tentu membutuhkan stamina yang mendukung. Berat badan yang kurang atau berlebihan, sangat berpengaruh kepada kesehatan dan stamina itu sendiri.

Dalam artikel pertama ini, Insya Allah akan Penulis sampaikan beberapa panduan dasar untuk mencapai kesehatan, stamina, dan berat badan yang mampu menyokong aktifitas dakwah, serta aktifitas lain dalam keseharian kita.

Hal pertama yang harus ada dalam diri kita adalah niat dan kesadaran akan pentingnya kesehatan bagi diri kita. Kesehatan fikriyah mungkin telah kita raih, dengan hidayah yang mungkin tidak kita sangka. Demikian halnya dengan kesehatan jasadiyah, yang tidak mustahil kita raih, dengan ikhtiar, dan nikmat dari Allah SWT.

Pola hidup sehat! Satu hal yang kedengarannya mudah dan dianggap telah dilakukan oleh para aktifis pada umumnya. Kenyataan yang ada, tidaklah demikian. Betapa banyak mereka yang mengaku aktifis, namun sulit untuk berjamaah subuh di Masjid, bahkan bangun kesiangan, dengan alasan lelah dan mengantuk. Lelah dan mengantuk adalah sifat bagi jasadiyah kita. Fikriyah kita memang mampu untuk melawan itu semua, namun akan menjadi sangat sulit apabila jasad ini menolak untuk melakukannya.

Pola hidup sehat, terdiri dari pola makan yang baik, olahraga teratur, dan istirahat cukup. Pada tulisan ini, hanya akan menjelaskan secara singkat mengenai ketiga hal tersebut. Penjelasan yang lebih rinci Insya Allah akan dijelaskan pada tulisan berikutnya.

Menjaga Pola Makan (Diet)
Makan merupakan cara alamiah agar jasad ini mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk beraktifitas. Singkat kata, apa yang kita makan, akan sangat berpengaruh kepada jasad, bahkan fikriyah kita. Salah kaprah tentang pengertian "Diet", yang sering mengidentikkan dengan mengurangi makan, adalah hal yang salah. Diet adalah pengaturan pola makan, yang selalu dibutuhkan dalam keseharian kita.

"Makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang." Rasululah tentunya adalah seorang ahli dalam hal pola makan. Hal tersebut sejalan dengan para ahli kesehatan kini, dimana pengaturan pola makan yang baik adalah yang mencukupi kebutuhan kalori dalam sehari. Berikut beberapa pola makan yang kerap disarankan oleh para ahli gizi dan nutrisi :
- Segera konsumsi makanan setelah bangun tidur malam. Setidaknya kurang dari 30 menit. Mengapa? Karena saat tidur, tubuh juga tetap menyerap nutrisi. Setelah tidur 4-6 jam, tubuh membutuhkan nutrisi lebih saat bangun dari tidur. Bila tidak, akan terjadi apa yang dinamakan katabolik, dimana tubuh memakan tubuh sendiri, khususnya protein otot. Hal ini sangat tidak baik karena cenderung akan menyisakan lemak tubuh. Bagi orang gemuk, tentu akan menambah komposisi lemak tubuh, dan bagi orang yang kurus, akan semakin menurunkan stamina karena otot berkurang.

- Makan setiap 4 jam, walaupun belum lapar. Ubahlah pola makan ala Indonesia (3x sehari) menjadi rutinitas yang lebih sering 4-6 kali sehari, jika mampu. Setelah 4 jam, lambung cenderung kosong, dan tubuh selalu membutuhkan nutrisi. Makanlah dalam porsi kecil. Hal ini akan menjamin tubuh memperoleh nutrisi untuk stamina, dan juga mencegah rasa lapar dan ngemil. Mereka yang kurus akan memperoleh manfaat penambahan berat badan, dan mereka yang gemuk juga memperoleh manfaat dengan pengurangan berat badan. Tentu hal-hal tersebut harus dipadu dengan olahraga yang baik.

- Perhatikan asupan nutrisi dan jenis makanan. Secara garis besar, ada tiga nutrisi pokok yang dibutuhkan yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Aturlah pola makan dengan komposisi kurang lebih karbohidrat 50%, protein 30%, dan lemak 20%. Insya Allah akan dijelaskan lebih lanjut pada tulisan berikutnya tentang masing-masing nutrisi.

"....makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS Al A'raaf:31)

Olahraga Teratur
Olahraga berarti mengolah raga/jasad kita agar memperoleh hak untuk sehat. Seperti awal tulisan ini, sebagaimana kita semua ketahui, Rasulullah SAW mengemukakan agar umat muslim menguasai ilmu berkuda, berenang, dan memanah. Hemat kata, ketiga hal tersebut mengacu pada aktifitas jasmani atau jasadiyah.

Olahraga yang baik dan teratur diperlukan agar tubuh dapat mencapai kategori sehat. Tidak perlu berolahraga berlebihan, namun juga tidak boleh kurang. Olahraga yang baik, setidaknya adalah yang mampu membuat tubuh semakin kuat, sehat, dan berstamina.

Olahraga sangat baik, terutama bagi mereka yang merasa memiliki kekurangan atau kelebihan berat badan, karena akan berpengaruh pada pengaturan pola makan. Bagi mereka yang kurus, produksi hormon insulin dari hasil olahraga, akan memacu tubuh menyerap nutrisi dengan baik, sehingga mampu menambah berat badan dan massa otot. Bagi mereka yang kelebihan berat badan, olahraga mampu membakar lemak dan menambah massa otot.

Secara garis besar, olahraga terdiri dari dua jenis, yaitu anaerobik, dan aerobik. Aerobik berasal dari bahasa Yunani yaitu 'aero' yang berarti udara dan 'bios' yang berarti hidup. Secara harfiah, aerobik berarti hidup dengan udara (oksigen). Aktifitas aerobik dapat diartikan sebagai aktifitas dimana tubuh memerlukan banyak oksigen untuk pembentukan energi tubuh (hidup), sedang aktifitas anaerobik kurang atau membutuhkan sedikit oksigen. Contoh olahraga anaerobik adalah angkat beban, dan contoh olahraga aerobik adalah jogging. Olahraga anaerobik cenderung membakar karbohidrat sebagai energi, sedang olahraga aerobik membakar lemak sebagai energi.

Dari paraqraf di atas, jogging setelah bangun tidur sangat baik untuk membakar kelebihan lemak tubuh. Lakukanlah jogging dalam keadaan belum memperoleh asupan nutrisi apapun, kecuali air, sehingga tubuh akan membakar lemak sebagai energi. Bagi orang yang kegemukan, lakukan jogging dengan intensitas sedang (tidak terlalu cepat). Pengaturan waktu bisa 3 kali sepekan, dengan masing-masing 30-45 menit, atau 5-6 kali sepekan @10-15 menit. Bagi mereka yang kurus, lakukan dengan intensitas lebih, dalam tempo yang lebih sebentar, misal 3 kali sepekan @10-15 menit. Ingat! Jangan mengkonsumsi makanan berlebih setelah jogging. Gunakan pola makan di atas.

Jogging adalah satu contoh, masih banyak olahraga lain seperti bersepeda, permainan (sepakbola, basket, dsb), beladiri sebagai olahraga anaerobik. Untuk lebih meningkatkan kekuatan tubuh dan stamina, dapat dipadu dengan latihan beban. Latihan beban dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu atau tubuh. Alat bantu dapat berupa dumbell, barbell, atau mesin lainnya. Push-up, sit-up, squat/bending, pull-up, dsb merupakan latihan beban yang dapat dilakukan dengan tubuh. Tingkatkan intensitas latihan dengan menambah beban secara berkala, misalnya dengan meletakkan beban di punggung saat push-up, memeluk beban di dada saat sit-up, dsb. Bila memungkinkan dan mampu, dapat menggunakan peralatan beban yang umum, seperti dumbell, barbell, mesin benchpress, threadmill, stepper, dan sebagainya.

Istirahat Cukup
Istirahat yang cukup diperlukan agar tubuh dapat kembali ke kondisi normal setelah digunakan untuk beraktifitas. Istirahat terbaik adalah tidur. Tidur 4-6 jam sehari sudah lebih dari cukup. Tidur terlalu lama, akan cenderung mengganggu kesehatan. Sebagaimana dijelaskan di atas, saat tidur pun tubuh butuh nutrisi. Bila tidur terlalu lama, tubuh akan mengalami katabolik. Akibatnya, akan semakin merasa malas, tidak bertenaga, dan memboroskan waktu. Berikut beberapa tips tidur :
- Tidur dalam cahaya seredup/segelap mungkin
- Tidak tidur dalam kondisi perut kenyang, beri waktu 2 jam.
- Tidur dengan tingkat suara sehening mungkin
- Lakukan peregangan ringan sebelum tidur
- Berdoalah.

Beberapa uraian di atas, menjadi awal bagi pola hidup sehat. Diperlukan disiplin untuk dapat mencapai kondisi tubuh yang baik, peningkatan kekuatan, stamina, dan kebugaran pada umumnya. [andika]

Pola Tidur Nabi dan Manfaatnya Dalam Pemeliharaan Kesehatan

Jika kita meneladani pola tidur dan bangun Nabi saw., niscaya itu lebih baik bagi jasad kita, di dunia maupun di akhirat. 1. Ibnul Qoyyim berkata, “Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau n, niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling ber-manfaat untuk badan, organ, dan kekuatan. Beliau tidur di awal malam, bangun di awal separoh kedua, berdiri lantas bersiwak dan berwudhu, serta melaksanakan sholat yang oleh Alloh diwajibkan bagi beliau.” 2. Salah satu pola tidur Nabi saw. adalah tidur bertumpu pada sisi badan sebelah kanan, supaya makanan bisa mengambil tempat di lambung dengan baik. Sebab, posisi lambung cenderung sedikit miring ke sebelah kiri. Kemudian, beliau berbalik bertumpu sedikit pada sisi kiri, supaya dengan begitu proses pencernaan lebih cepat karena condongnya lambung di atas hati. Kemudian beliau kembali tidur bertumpu pada sisi kanan lagi, agar makanan segera larut dari lambung; jadi posisi permulaan dan posisi terakhir tidur bertumpu pada sisi kanan. Terlalu lama tidur bertumpu pada sisi kiri memba-hayakan jantung disebabkan oleh condongnya organ tubuh kepadanya, sehingga beberapa materi tumpah kepadanya. 3. Diriwayatkan dari ‘Ø¢isyah bahwa Nabi saw. apabila selesai melaksanakan sholat dua rokaat fajar -maksudnya sholat sunnat fajar-, beliau berbaring di atas sisi kanannya.288) 4. Posisi tidur yang sangat buruk adalah berbaring bertumpu pada punggung. Namun jika berbaring di atas punggung itu sekedar untuk istirahat, tanpa disertai tidur, tidak mengapa. 5. Posisi yang lebih buruk lagi adalah tidur dengan tengkurap. 6. Tidur di siang hari tidak baik, menimbulkan beberapa penya-kit bersifat basah (ruthûbiyah), merusak warna, menyebabkan gangguan limpa, mengendurkan saraf dan melemahkan syahwat, kecuali pada musim panas dan di pertengahan siang. Yang sangat buruk adalah tidur saat dini hari (pagi), dan yang lebih buruk lagi adalah tidur di sore hari, sesudah Ashar. 7. Suatu ketika, Ibnu ‘Abbâs melihat salah seorang anaknya tidur pagi, maka ia berkata kepada anaknya itu, “Apakah kamu tidur pada saat rezeki dibagikan?”289) 8. Tidur di terik matahari merangsang munculnya penyakit tersembunyi. Tidur dengan sebagian tubuh di bawah sinar matahari, sedangkan sebagian yang lain di tempat yang teduh, adalah buruk. Rosululloh saw. telah melarang seseorang duduk di suatu tempat antara terik matahari dan tempat yang teduh.290) 9. Rosululloh saw. bersabda : “Hendaklah kalian melaksanakan qiyâmul lail, karena qiyâmul lail adalah tradisi orang-orang sholih sebelum kalian, mengusir penyakit, dan mencegah dari dosa.”291) 10.Biasanya, bila beliau beranjak ke peraduan di malam hari, beliau meletakkan tangannya di bawah pipinya, kemudian berdoa : “Allôhumma bismika amûtu wa ahyâ (Ya Alloh, dengan nama-Mu aku mati dan hidup).” 11.Dan apabila bangun, beliau berdoa : “Alhamdulillâhi `l-ladzî ahyânâ ba’da mâ amâtanâ wa ilaihi `n-nusyûr (Segala puji bagi Alloh, yang telah meng-hidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya kami kembali).”292) Pola Bangun Nabi saw. Apabila ayam jantan berkokok, beliau mengucapkan tahmid, takbir, tahlil, dan memanjatkan doa kepada Alloh. Lalu beliau bersiwak. Kemudian beliau berwudhu, berdiri melaksanakan sholat, bermunajat di hadapan Robbnya dengan membaca Kalam-Nya, memuji-Nya, serta berharap dan takut kepada-Nya. Adakah pemeliharaan kesehatan hati, badan, ruh, kekuatan, dan kenikmatan dunia serta akhirat yang melebihi ini?!293) ____________________________________________________ 288) Shohîhu `l-Bukhôrî (1160). 289) Ath-Thibbu `n-Nabawî, Ibnul Qoyyim, hal. 239-246. 290) Shohîhu `l-Jâmi‘ (6840) dan As-Silsilatu `sh-Shohîhah (838). 291) Shohîhu `l-Jâmi‘ (4079). 292) Shohîhu `l-Bukhôrî, dishohihkan oleh Syaikh Al-Albânî dalam Misykâtu `l-Mashôbîh (2382). 293) Ath-Thibbu `n-Nabawî, Ibnul Qoyyim hal. 239-246.

[Indonesia] Beasiswa S1 Bakrie School of Managemen

Kelompok Usaha Bakrie (KUB) turun berperan dalam memberikan bantuan sumbangan kepada anak-anak lulusan SMA pemenang the First Step to Nobel Prize ke universitas- universitas tertentu. Selain itu dengan mendirikan Bakrie School of Management (BSM), KUB memberikan kesempatan kepada putra/putri Indonesia terbaik untuk bergabung di Bakrie School of Management jurusan Management dan Akuntansi melalui program beasiswa penuh.

Bentuk Beasiswa:
Bebas biaya kuliah selama periode 2007/2008 - 2010/2011 (4 tahun)
Bebas biaya TOEFL Preparation hingga mencapai nilai tes 600 selama 4 semester

TOEFL, IELTS, GMAT, GRE, SAT Preparation Material. Its Free!!

Persyaratan:
Warganegara Indonesia.
Lulus pendidikan SMA/Aliyah atau sekolah kejuruan lain yang sederajat dengan tahun kelulusan 2006/2007.
Nilai rapot semester 1 kelas 3 untuk bahasa Inggris 8, dan Matematika 8.
Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan nilai TOEFL prediction 530 atau lebih
Membayar biaya ujian masuk sebesar Rp. 200,000.-
Bentuk Pengikatan:
Bersedia bekerja di lingkungan KUB jika dikehendaki
Bersedia melakukan kerja paruh waktu di lingkungan akademik Bakrie School of Management
Persyaratan:
Mengisi formulir pendaftaran yang tersedia di sekolah masing-masing (Guru BP) atau di kampus BSM.
Melampirkan surat rekomendasi dari kepala sekolah mengenai tingkat pencapaian khusus siswa sehingga dapat dipertimbangkan untuk mendapat bea-siswa.
Melampirkan fotocopy raport dari klas 1 hingga semester 1 klas 3.
Melampirkan fotocopy KTP atau identitas diri lainnya.
Melampirkan Fotocopy Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga.
Melampirkan Pasphoto ukuran 3 x 4 cm (3 bh), berwarna latar belakang biru.
Tata Cara Pengajuan

Seluruh persyaratan diatas dimasukkan dalam satu amplop berukuran A4 berwarna coklat yang di tujukan ke alamat pengajuan, dengan menuliskan “BEASISWA” pada sampul kiri atas.

Waktu Pengajuan Formulir

Batas akhir pengajuan calon penerima beasiswa adalah:
Gelombang I
15 Maret 2007 (cap pos)

Gelombang 2
15 Juni 2007 (cap pos)

Alamat pengajuan

Alamat pengajuan calon penerima beasiwa ditujukan ke:

Kepada Yth,
KOMITE SELEKSI PENERIMAAN BEA SISWA KUB
Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro
Suite UG No. 02 - 03
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-22, Kuningan
Jakarta Selatan 12920
E-mail: info@bbs.alumni. or.id
Tel. 021-526 1448, 526 3182/3
Fax: 021 527 6543

Resolusi DK PBB Hanya Efektif untuk Dunia Islam

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menilai, setiap resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) hanya efektif berlaku bila diterapkan pada negara-negara berpenduduk sebagian besar Muslim atau dunia Islam.

"Sebaliknya, resolusi sekeras dan setegas apa pun tak akan mempan pada Israel," kata Hasyim kepada wartawan di Kantor PBNU, Jakarta, Minggu.

Hasyim mengemukakan hal itu menyusul rencana DPR mengelar sidang paripurna yang akan meminta pertanggungjawaban pemerintah terkait dukungannya terhadap Resolusi DK PBB nomer 1747 terkait program nuklir Iran.

Menurut Presiden World Conference on Religions for Peace itu, meski di resolusi itu disebutkan larangan program nuklir bukan hanya untuk Iran, namun tidak ada yang bisa menjamin Israel bakal tunduk. PBB, juga AS dan sekutunya, tentu juga akan diam.

Artinya, kata Hasyim, resolusi itu sangat jelas arahnya, menghukum Iran.

Indonesia, karena mendukung resolusi itu, turut pula menjatuhkan hukuman tersebut.

Ia mengingatkan pemerintah bahwa sidang yang bakal digelar pada Selasa, 5 Juni mendatang itu, seharusnya dijadikan titik tolak untuk mengukur atau menilai kembali perilaku nasionalisme bangsa Indonesia dalam dimensi nasional dan internasional.

"Untuk menghindari polarisasi, jangan lagi kita bicara agama, bicara kemanusian saja sudah akan banyak yang krusial, di samping posisi Indonesia sebagai negara bebas- aktif dan pelopor Gerakan Non-Blok," kata Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars itu.

Ia mengaku tak habis pikir tentang perilaku sebuah pemerintahan yang secara sukarela mengizinkan negara asing memasuki daerah wilayah teritori pertahanan. Demikian pula dalam bidang ekonomi.

"Bagaimana Undang Undang Penanaman Modal Asing menjadikan asing sebagai pemilik, sementara pemilik Indonesia sebagai orang asing," katanya.(*)

Masa Depan Pasar Bersama Dunia Islam

Oleh Abdul Aziz Setiawan

Ide untuk membangun kesepakatan perdagangan bebas multilateral (free trade agreements) di kalangan negara Islam sudah lama diserukan. Ide ini juga mengemuka lagi dalam pertemuan World Islamic Economic Forum (WIEF/Forum Ekonomi Islam Dunia) yang digelar akhir tahun lalu, dimana Perdana Menteri Pakistan, Shaukat Aziz mengajak negara Islam untuk segera membentuk pasar bersama dan mengembangkan ekonomi umat. Kerja sama tersebut tentunya diharapkan akan dapat meningkatkan perdagangan dan investasi sehingga nantinya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di Dunia Islam.

Kita bersyukur, negara-negara anggota OKI yang bertemu dalam WIEF tersebut akhirnya sepakat membentuk pasar bersama dan akan berusaha meningkatkan kerjasama ekonomi bagi Dunia Islam, terutama untuk mengurangi kemiskinan. Kesepakatan tersebut dicapai setelah tiga hari menggelar pertemuan di Petaling Jaya, Kuala Lumpur. Dalam deklarasi bersama tersebut, setiap pemerintahan negara Islam diminta memfasilitasi pertemuan perdagangan dan bisnis sebagai follow-up. Adapun rencana perdagangan bebas akan diwujudkan secara bertahap dimulai di tingkat sub-regional, regional hingga semua negara Islam menjalin perdagangan bebas. Investasi dan pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, telekomunikasi dan listrik di negara Islam juga disebut dalam deklarasi bersama tersebut. Juga, kerja sama untuk pendidikan dan pelatihan bagi pengusaha Muslim dan pengusaha Muslimah serta pengembangan bidang teknologi informasi.

Ini adalah deklarasi yang menggembirakan, meski untuk menuju kearah realisasi kerjasama yang ideal masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan. Sebagaimana disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi yang kini juga menjabat sebagai ketua OKI, yang meminta upaya sungguh-sungguh perealisasian rencana kerja sama tersebut, �jangan hanya retorika saja. Kekhawatiran Badawi ini sangat beralasan, karena sampai saat ini negara Islam lebih suka menjalin kerja sama dengan bukan negara anggota OKI. Hal ini yang kemudian mengakibatkan performa kerjasama anggota OKI, terutama dalam bidang ekonomi menjadi buruk dan tidak menghasilkan output yang optimal untuk menghasilkan kesejahteraan bersama bagi Dunia Islam.

Potensi Melimpah dan Ironi

Umat Islam hari ini sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar jika mau bersatu. Dengan memiliki visi bersama dan semangat kerjasama yang tinggi diharapkan dunia Islam akan dapat menjadi kekuatan penyeimbang baru dalam percaturan ekonomi internasional, yang sekarang didominasi oleh AS, Uni Eropa, Jepang dan Cina. Umat Islam hari ini memiliki jumlah SDI sekitar 19 persen dari total penduduk dunia. Dari segi sumber daya alam, dunia Islam juga amat potensial, dimana Timur Tengah saja menguasai 66 persen cadangan minyak dunia, secara total dunia Islam menguasai 77 persen. Ini cukup untuk kebutuhan 75 tahun mendatang. Selain itu 90 persen cadangan hidro karbon dunia berada di Dunia Islam.

Sayangnya potensi yang besar ini tidak diikuti dengan kinerja ekonomi yang membaik. Dimana GDP negara Islam baru sekitar 8 persen atau 1,7 triliun dolar AS dibanding ekonomin global. Selain itu total perdagangan di negara Islam hanya 7-8 persen dari perdagangan internasional. Sementara, angka perdagangan bilateral hanya 13 persen dari total perdagangan negara Islam. Hal inilah kemudian yang juga menyebabkan berbagai persoalan ekonomi yang menjangkiti dunia Islam terutama kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan pendapatan. Kenyataan ini menunjukan fenomena ironis dan anomali yang menyimpang dari konsep pembangunan yang telah diletakan oleh pemikir ekonomi Islam terdahulu.

Sebagaimana sudah diingatkan oleh Ibnu Khaldun (w.808/1406) kekayaan sumberdaya yang melimpah cenderung memerangkap bangsa-bangsa untuk bergantung dan tidak produktif. Dalam pemikiran Ibnu Khaldun, bahwa kekayaan dan pembangunan sebuah bangsa tidak bisa hanya bergantung pada keberadaan tambang emas dan perak. (kekayaan sumberdaya). Kekayaan dan pembangunan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh aktivitas ekonomi yang mencakup keluasan jumlah dan pembagian tenaga kerja, luasnya pasar, kecukupan tunjangan dan fasilitas yang disediakan oleh negara, serta riset dan teknologi yang pada gilirannya tergantung pada investasi dari hasil tabungan atau surplus yang dihasilkan setelah memenuhi kebutuhan masyarakat. Semakin banyak aktivitas ekonomi yang dilakukan maka pendapatan negara akan semakin besar. Pendapatan yang besar akan memberikan kontribusi terhadap tingkattabungan yang lebih tinggi dan investasi yang lebih besar untuk riset dan teknologi dan dengan demikian akan ada kontribusi yang lebih besar di dalam pembangunan dan kesejahteraan sebuah bangsa.

Tantangan Menuju Pasar Bersama

Untuk membentuk pasar bersama dan meningkatkan kerjasama ekonomi bagi Dunia Islam ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kerjasama tersebut menjadi efektif dan memperkuat implementasinya.

Pertama, pembangunan kawasana dapat mulai dijalankan secara bertahap. Pembentukan kawasan bebas perdagangan bisa dirintis dari sub-sub regional seperti di Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan dan Asia Tenggara sehingga nanti akan memudahkan tahapan integrasi berikutnya. Hubungan perdagangan ini diharapkan saling menguntungkan dan mengoptimalkan keunggulan sumberdaya dan produksi masing-masing. Tentu saja keberpihakan sangat penting dalam mengutamakan produk dan jasa dari anggota pakta perdagangan ini. Surplus keuangan dan komoditas, harus dikelola secara profesional di kalangan negara Islam untuk kesejahteraan bersama, bukan hanya untuk segelintir elit penguasa dan pengusaha. Ibnu Khaldun telah pula mengingatkan tentang hal ini bahwa kekayaan tidak akan berkembang bila tabungan ditimbun dan ditumpuk oleh sekelompok elit masyarakat. Kekayaan akan tumbuh dan bertambah di saat kekayaan tersebut dihabiskan untuk kesejahteraan masyarakat, memenuhi hak-hak masyarakat, serta mengurangi penderitaan masyarakat.

Kedua, perdagangan dan investasi di dunia Islam membutuhkan keberpihakan aliran dana-dana Islam yang dimiliki investor muslim. Salah satu kenyataan hari ini menunjukan, dana-dana surplus milik investor muslim terutama dari negeri-negeri petro dolar yang besar hari ini belum mengalir ke Dunia Islam. Sebagai contoh bukti, konfirmasi negara terbanyak berinvestasi di Indonesia misalnya adalah Singapura senilai 509,4 miliar dollar AS, Perancis 224,3 miliar dollar AS, Korea Selatan (173,4 miliar dollar AS), Belanda (163,9 miliar dollar AS), Jepang (133,6 miliar dollar AS), Inggris (69,5 miliar dollar AS). Lalu dimana dana-dana Timur Tengah yang disimpan di bank Amerika yang telah ditarik keluar dari AS pasca peristiwa 9/11 lalu ? Dana yang ditarik investor Arab dari Amerika diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS (sekitar Rp 12.600 triliun). Ada khabar yang mengecewakan bahwa dana tersebut ternyata malah mengalir kewilayah Cina, Vietnam dan Korea sebagai pusat pertumbuhan ekonomi

baru.

Ketiga, untuk mendukung pasar bersama ini tentunya dibutuhkan mata uang bersama. Negara anggota OKI sudah saatnya menggunakan mata uang bersama dalam bentuk dinar emas. Ini seperti yang dilakukan negara-negara Eropa dengan Euro-nya. Seharusnya negara-negara OKI bisa mewujudkan hal itu, negara-negara Eropa yang ratusan tahun saling berperang saja bisa mewujudkan hal ini, apalagi dunia Islam yang banyak memiliki kesamaan. Tiap-tiap negara OKI bisa memiliki mata uang dinar sendiri, misal dinar Saudi, dinar Iran, dan dinar Indonesia yang nilainya sama dan berlaku di seluruh dunia. Dengan konversi dari ketergantungan dolar AS ke dinar emas akan mengurangi kebutuhan akan dolar AS sehingga bisa mengamankan nilai tukar mata uang negara-negara OKI. Selama ini salah satu penyebab keterpurukan ekonomi Dunia Islam juga diakibatkan melemahnya nilai tukar mata uang masing-masing terhadap dolar AS karena permintaan dolar yang makin tinggi. Dalam sistem ekonomi global ini, siapa yang bisa menguasai mata uang dialah yang akan menguasai ekonomi. Akhirnya penguasa ekonomi adalah juga penguasa dunia, inilah yang dilakukan Amerika saat ini dengan menjadikan dan menguasai dolar sebagai mata uang dunia.

Berikutnya, yang keempat dunia Islam perlu segera membangun sistem keuangan Islam yang terintegrasi. Baik perbankan, pasar modal dan institusi keuangan syariah lainnya. Kita membutuhkan penguatan pendanaan dan peran Islamic Development Bank (IDB), sebagai World Bank-nya Dunia Islam. Selain itu kita juga membutuhkan Dana Moneter Islam Internasional (semacam IMF), yang skema pembiayaanya bebas bunga. Dengan demikian integrasi sistem perekonomian akan semakin kokoh.

Selanjutnya yang kelima dan sangat mendesak, Dunia Islam harus mampu keluar dari perangkap konsep negara bangsa (nation state). Batas-batas nation state selama ini telah memisah-misahkan dunia Islam semakin jauh dari kerbersamaan dan medorong egoisme yang tinggi bagi kepentingan masing-masing negara. Selain itu kebanyakan negara-negara Islam juga masih menghadapi permasalahan konflik kepentingan masing-masing elit penguasa untuk menangguk keuntungan dan keberlanjutan kekuasaan di negara masing-masing. Sehingga mengakibatkan terlantarnya agenda-agenda pengingkatan pembangunan Dunia Islam dan peningkatan kesejahteraan umat secara keseluruhan. Apabila tantangan tersebut bisa dilalui, Insya Allah pasar bersama Dunia Islam akan lebih efektif dan membawa kemaslahatan bagi umat, dan lebih penting lagi tidak sekedar menjadi retorika. Wallahu a'lam bi al-shawab.

MEMOTRET KEHIDUPAN MUSLIM AMERIKA

Pengantar: Tokoh muda Muhammadiyah, Muhammad Hariman Bahtiar, berada di AS untuk mengikuti Community Leaders Program (CLP 2007) selama tiga minggu dari tanggal 6 s/d 26 Mei 2007. CLP merupakan pelatihan yang menfokuskan pada tema leadership, demokrasi, pendidikan, hak-hak sipil, toleransi dan budaya.

Program ini diikuti oleh 15 orang perwakilan dari Indonesia. Program tersebut diselenggarakan oleh Heartland International, sebuah lembaga yang berpusat di Chicago, AS dan Center for Civic Education (Perwakilan Indonesia) atas dukungan Departemen Luar Negeri AS. Berikut ini oleh-olehnya untuk Anda.

American Muslims reject extremes, demikian judul besar yang terpampang di halaman pertama suratkabar USA Today, edisi 23 Mei 2007 lalu, saat penulis tiba di Washington DC. Tulisan tersebut merupakan publikasi hasil survey yang dilakukan oleh The Pew Research Center terhadap komunitas Muslim di AS. Sebelumnya, saat penulis di Atlanta, Georgia AS, survey ini juga menjadi perbincangan hangat di TV.

Memotret kehidupan Muslim di AS, tentu menjadi salahsatu agenda penulis saat mengikuti program tersebut. Tidak ada catatan yang pasti memang tentang jumlah populasi Muslim di AS. Tapi dalam survey di atas diperkirakan dari sekitar 2,4 juta Muslim AS, mereka umumnya adalah menjadi bagian masyarakat kelas menengah. Bahkan menurut Ibrahim Hooper, Direktur Komunikasi The Council on American-Islamic Relations (CAIR), umat Islam AS dapat berintegasi secara baik dengan masyarakat AS lainnya. Mayoritas Muslim AS juga menolak terorisme dan ekstrimisme yang menggunakan simbol-simbol agama, ujarnya.

Yang menarik, dalam survey itu mengatakan bahwa Muslim AS cukup puas dengan negara AS (38 persen). Angka itu lebih tinggi dibanding suara publik AS pada umumnya yang hanya 32 persen. Survey ini juga menunjukkan 47 persen Muslim AS menyatakan jatidiri pertama sebagai Muslim dan kedua baru sebagai warga AS. Sebagian Muslim AS nyaman dengan gaya hidup AS dan mereka tidak melihat ada pertentangan antara menjadi muslim yang taat dan hidup di masyarakat modern, kata Luis Lugo, Direktur The Pew Forum on Religion & Public Life.

Survey ini tentu menarik perhatian karena sebelumnya dalam berbagai pemberitaan di media, kehidupan Muslim AS makin tidak menentu pasca serangan 11 September. Dalam pamflet yang dikeluarkan oleh The Council of Islamic Organizations of Greater Chicago (CIOGC), lebih dari 500 ribu Muslim diinterview oleh FBI. 144.513 di sidik jari di bawah registrasi khusus, sekitar 28 ribu ditahan dan 17 ribu di deportasi. Bahkan gaji pekerja Muslim turun 10 persen akibat kebijakan yang berbau Islamophobia. Dewan AS untuk Hubungan Islam-AS (CAIR) juga mempublikasikan berbagai diskriminasi yang di alami Muslim di AS. Pada laporan tahunannya, CAIR mencatat perlakuan diskriminasi terhadap Muslim AS selama 2006 meningkat 26 persen.

Dari sekitar 2.467 insiden yang dilaporkan diantaranya adalah kasus kekerasan, prasangka buruk, serta bentuk pelecehan lainnya. Organisasi advokasi hak-hak sipil yang bermarkas di Washington DC itu juga mencontohkan seorang warga Muslim harus menunggu lima tahun setelah lulus dari ujian kewarganegaraan pada 2002 sebelum akhirnya diberi kewarganegaraan AS belum lama ini. CAIR juga mencatat 167 laporan kejahatan yang didasarkan pada sikap anti-Muslim pada tahun 2006 atau meningkat 9,2 persen dibandingkan tahun 2005. Kasus-kasus diatas menurut laporan itu sebagian besar terjadi di Negara Bagian California, Illinois, New Jersey, New York dan Distrik Washington.

Survey yang dilakukan The Pew Research Center sebelumnya juga menunjukkan 53 persen Muslim yang tinggal di AS menyakini hidup mereka lebih sulit setelah kejadian 11 September. Mereka berada di bawah pengawasan ketat dan menjadi sasaran prasangka buruk. Sebagai kelompok minoritas di AS, pengalaman komunitas Muslim di AS setelah kejadian WTC 2001 itu dipandang banyak orang sebagai bagian berikutnya dari sejarah hak-hak sipil AS, kata Arsalan Iftikhar, Direktur Hukum CAIR yang menulis penelitian mengenai kasus-kasus diskriminasi itu.

Hasil-hasil penelitian di atas tidak jauh berbeda dari pengamatan lapangan yang penulis lakukan selama kunjungan ke hampir sembilan kota di AS. Saat di Chicago misalnya, penulis berkesempatan Shalat Jumat di Islamic Center di pusat kota Chicago dan bertemu komunitas Muslim di sana. Islamic Center itu berada di pusat perkantoran di South State Street Chicago, sedang masjidnya sendiri berada di lantai lima gedung tersebut. Sedangkan di Washington DC, Islamic Center berada satu jalan dengan Kedutaan Besar RI di Massachussetts Avenue (www.islamiccenterdc.com). Dan memang benar, Muslim AS berasal dari hampir 68 negara. Tak heran jika akhirnya penulis bertemu Muslim AS dengan penampilan, warna kulit, dan karakter yang berbeda.

Umumnya mereka ingin menunjukkan bahwa mereka pun hidup bahagia di AS. Tapi mereka juga cukup terganggu dengan isu perang melawan teror serta dampak peran AS dalam Perang Irak serta di daerah konflik lainnya. Di daerah pinggiran Chicago, penulis berkesempatan berkunjung ke Universal School. Sekolah ini merupakan sekolah Islam swasta yang didirikan sejak tahun 1989 oleh komunitas Muslim disana. Dilengkapi masjid serta sarana penunjang pendidikan lainnya. Sekolah ini mengalami perkembangan yang pesat, kata Ibu Farhat Siddiqui yang menjabat sebagai Kepala Sekolah.

Di samping prestasi secara akademik, sekolah ini juga mempelopori turnamen olahraga untuk putri dengan aturan memakai pakaian Muslim, serta menjadi anggota klub bola basket yang terkenal (IHSA). Sekolah ini juga menerbitkan surat kabar sekolah tiga kali setahun dan memiliki situs di internet dengan alamat www.universalschool.org. Melihat perkembangan di atas, tentu kita berharap komunitas Muslim di AS akan terus tumbuh dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Menurut hemat penulis, kita juga tampaknya harus banyak menjalin komunikasi dan kerja sama untuk proyek-proyek bersama, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup antara komunitas Muslim di kedua negara. ( )

selamat berjuang

semoga perjalanan HMI tidak pernah berhenti, entah di tengah dersanya hujan, teriknya mentari, kencangnya angin ku yakin kalian takkan pernah lelah berusaha untuknya selamat berjuang semoga mampu membawa HMI ke depan dengan segala perjuangan dan pengorbanan yang tiada henti.....................

yakusa, jember 26 Juni 2007

Dalam Jalanku..

ditengah kerumunan

ku berjalan,

ku temui selembar kain hijau hitam

dalam setiap langkahku,

ku merasa dia selalu mengikutiku

dan akhirnya....

aku sampai di tempat yang ku tak tau namanya

sekian lama ku berada disana

ternyata...................

betapa indah pesonanya

betapa indah pernak-perniknya

sampai.................

akhirnya ku tenggelam dan larut bersamanya

sampai-sampai

ku tak rela meninggalkannya

terima kasih buat semuanya

tak akan ku lupa jasa-jasa perisai dalam lembaran kain yang kutemui itu..

"kisahku dalam perjalanan mencari kehidupan"(*Jh

jember, 26 Juni 07

PUISI YANG MENGHIDUPKAN

Puisi adalah serpihan hati. Dia hadir oleh panggilan alam. Membentang di tengah hiruk pikuknya dunia. Dia tak pernah takut dengan muramnya kehidupan, karena dia adalah representasi dari kehidupan. Satu hal yang tak pernah terlupakan dalam sejarah kehidupan manusia.

Kadang kala kita memahami puisi tak lebih dari sekedar pelarian saja atas tajamnya kerikil dunia. Tentu saja anggapan demikian tak berdasar sama sekali. Karena saya sadar banyak hal dalam hidup yang mungkin untuk dihadirkan lewat torehan estetis yang menggerakkan hasrat hidup. Pada posisi ini puisi kemudian menjadi jalan utama.

Dalam keadaan apapun kita tidak hendak membela “makhluk” puisi ini—dia hadir dengan eksistensinya sendiri. Dia hidup dan menghidupkan setiap jiwa yang mati oleh gelapnya dunia.

Dengan demikian puisi adalah ungkapan hidup yang hakiki. Keindahannya adalah nilai estetik hidup. Kematian baginya adalah impian, oleh karena di dalamnya bermuara sungai kehidupan yang kekal abadi. Aku ingin hidup dengannya. Aku rindu bersamanya.

By: Lilik Ishaq
Jember, 7 Juli 2006

puisi



SEPENGGAL HARAPAN

YAKUSA


Ya ALLAH

Maha mengetahui segala rahasia

Apakah berproses di HMI suatu kesalahan?

Apakah kekecewaan terhadap HMI adalah kekeliruan?

Kemanakah komitmenku terhadap HMI?

Manakah tanggung jawabku menata HMI?

Nuraniku selalu menjerit mempertanyakan apa yang telah diberikan HMI padaku?

Hati kecil berkata tiada bekal yang kudapat dari HMI

Apakah menangis ketidakpuasan terhadap komisariat suatu jawaban?

Apakah dengan mundur dari HMI suatu peemecahan?

Ya ALLAH

Jangan biarkan hati ini terbuai dalam fatamorgana semu

Ya RABBY

Jika yang aku lakukan suatu kebodohan dan kekeliruan

hilangkanlah kerisauan hati ini?

Akankah ku dapatkan suatu jawaban dari kegundahan hati ini?

Jangan biarkan hati ini terluka

Jangan biarkan hatiku terus berlabuh dalam kesedihan

Padamkanlah gejolak dalam dada ini

Penuhilah hatiku dengan cintamu ya illahi

Ya Rabbi

Berikanlah ketekunan dalam berproses di HMI

Berikanlah kesabaran tuk membangun rumah hijau

Jangan biarkan dia rusak lagi

Satukanlah persepsi menata rumah hijau yang lebih indah

Bukakanlah pintu hati kami kan kesadaran tanggung jawab terhadap kemajuan HMI

Ridhoilah hati kami sebagai kader HMI untuk bersatu

Tuk Menapaki jalan kearahmu

Dan melukiskan keindahan cintamu

Bimbinglah kami melalui detik waktu yang berjalan

Ya Illahi

Engkaulah yang mengetahui terdalam hati kami

Bersama HMI kami meniti hari nan cerah

Tanpa HMI kami tiada pembelajaran

Nurani selalu berkata Yakin Usaha Sampai

HMI proses melangkah kedepan



Salam Perjuangan


By : 4IFI3